AKUPUNTUR

AKUPUNTUR

 



Pengertian Akupuntur 

Akupunktur adalah praktik pengobatan tradisional dari Tiongkok yang menggunakan jarum tipis untuk dimasukkan pada titik-titik tertentu di tubuh. Praktik pengobatan ini berfokus untuk menyeimbangkan aliran energi atau kekuatan hidup. Energi tersebut dikenal sebagai chi atau qi yang diyakini mengalir melalui 14 saluran (meridian) dalam tubuh.  

Lokasi dan jumlah penempatan jarum pada prosedur akupunktur bisa berbeda-beda pada setiap pasien.  Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi kesehatan, tingkat keparahan, hingga jenis penyakit yang diatasi.

Pada mulanya, teknik pengobatan akupunktur merupakan salah satu jenis pengobatan tradisional. Namun, seiring perkembangan dunia medis dan ilmu pengetahuan, akupunktur ini menjadi salah satu cabang ilmu kedokteran.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, akupunktur dapat bersinergi dengan disiplin ilmu kedokteran lain untuk penanganan pasien geriatri (lansia). Tujuannya, untuk mengatasi keluhan yang umumnya dialami oleh lansia. Contohnya seperti, nyeri, gangguan tidur, depresi, meningkatkan kualitas hidup pasien. 



 



Konsep akupuntur

Manusia disebut sehat berdasarkan falsafah akupuntur ditentukan oleh kemampuan manusia mempertahankan keseimbangan dan keselarasan dalam tubuhnya. Manusia disebut sakit, apabila terjadi gangguan keseimbangan dan keselarasan, sedangkan proses normal tubuh tidak mampu mengatasinya. Konsep-konsep yang sering digunakan pada terapi akupuntur adalah sebagai berikut:

a. Konsep Yin – Yang dan Lima tahapan (meridian)

Konsep ini berdasarkan atas pengamatan alam sekitar, membandingkan keadaan dan kejadian alam di luar tubuh dengan fisiologi dan patalogi manusia, serta pengaruh lingkungan alam terhadap tubuh manusia. Yin – Yang adalah dua hal yang satu sama lain saling bertentangan tetapi keduanya saling membutuhkan dan memiliki hubungan yang erat. Yin dikonotasikan dengan sifat lembut, gelap, dingin dan basah, sedangkan Yang dikonotasikan keras, terang, panas dan kering.

Setiap bagian tubuh manusia memiliki kedua sifat tersebut. Setiap gejala memiliki kedua aspek itu, tidak ada Yin tanpa adanya Yang. Yin – Yang merupakan sistem total dan masing-masing tidak berarti apabila berdiri sendiri. Pada orang sehat, Yin – Yang berstatus dinamis namun seimbang. Aktivitas siang hari lebih bersifat Yang, sementara pada malam hari bersifat Yin. Kedua sifat tersebut selalu saling mengimbangi. Jika salah satu berlebihan, hingga keseimbangan terganggu, maka akan timbul gejala atau keluhan.



Orang yang sakit akan menampakkan gejala kelebihan Yin atau Yang. Keluhan akibat kelebihan pasokan dingin ke dalam tubuh, atau yang tampak dengan gejala dingin (wajah pucat, dingin pada kaki dan tangan) maka dinyatakan sebagai kondisi Yin. Sebaliknya kondisi akibat panas disebut Yang. Terapi dilakukan untuk menyeimbangkan kembali Yin – Yang.



Konsep lima tahapan (meridian) merupakan pengelompokkan semua fenomena alam menjadi lima yaitu kayu, api, tanah, logam dan air. Konsep ini berakar pada penggantian musim dan proses alam yang terjadi pada masing-masing tahapnya. Setiap unsur mewakili satu tahap dalam pergantian musim. Ciri utama setiap tahapan ditentukan oleh apa yang terjadi di alam di setiap musim. Dalam siklus tahunan, satu musim digantikan oleh musim lain sampai akhirnya kembali ke musim yang sama. Tumbuhan bertunas, tumbuh, berbiji dan mati kembali pada musim dingin. Intinya adalah keselarasan di tiap pergantian tahapan serta keseimbangan antar tiap tahapan.

 

b. Konsep Qi (Chi)

Qi (Chi) sebagai energi atau daya kehidupan dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam berbagai aktivitas penting baik spiritual, emosi, mental maupun fisik. Kesehatan seseorang ditentukan oleh keseimbangan dan tidak terputusnya aliran Qi dalam tubuh. Qi bekerja untuk mempertahankan aliran darah dan cairan tubuh, menghangatkan, melawan penyakit dan menjaga tubuh terhadap pengaruh ‘lingkungan luar’ seperti angin, dingin, kelembaban dan panas. Jika aliran Qi mengalami gangguan berlebihan atau kekurangan maka fungsi tubuh tidak bekerja dengan baik sehingga menyebabkan sakit.


c. Konsep organ dalam (Zangfu)

Pada manusia, organ dalam (zangfu) dan aktivitasnya, lintasan (jingluo), jaringan dan semua bagian tubuh saling berhubungan dengan salah satu dari lima tahapan. Hubungan antar organ dalam menyerupai hubungan antar musim, yaitu saling mendukung dan menekan. Organ dalam “Zangfu” terdiri dari dua kata yaitu ‘Zang’ yang berarti organ dalam dan ‘Fu’ yang berarti isi perut. Zang merupakan organ masif yang menyimpan Qi dan lebih bersifat Yin. Ada lima Zang utama yaitu paru-paru, limpa, jantung, ginjal dan hati. Zang keenam adalah selaput jantung. Sedangkan Fu merupakan organ berongga tempat lewatnya makanan. Organ ini lebih aktif dari Zang yang berarti lebih bersifat Yang. Fu ada enam buah yaitu usus besar, lambung, usus kecil, sanjiao, kandung kemih dan kandung empedu.


 

 

Prinsip akupuntur

Terapi akupuntur memiliki tiga prinsip umum akupuntur, yaitu

a. Pertama adalah terapi akar (Ben) dan cabang (Biao).

Terapi akar (Ben) dan cabang (Biao) merupakan prinsip pengobatan terpenting dalam pengobatan Cina. Pokok prinsip ini adalah menetapkan inti atau akar dari suatu penyakit agar dapat menentukan terapi yang efektif. Akar merupakan ketidakselarasan Yin dan Yang. Lima tahapan atau Qi yang menimbulkan cabang yaitu gejala atau aspek sekunder penyakit tersebut. Universitas Esa Unggul

b. Kedua adalah pengaturan Yin dan Yang.

Terapi akupuntur ini memulihkan keseimbangan atara Yin dan Yang. Diagnosis menentukan adanya kekurangan atau kelebihan Yin dan Yang dalam tubuh. Apakah mempengaruhi satu atau lebih organ dalam (Zangfu). Titik meridian akupuntur yang dipilih harus meningkatkan Yang dalam tubuh. Melemahnya Qi normal dapat disebabkan oleh penumpukan Qi patogen yang menghambat fungsi organ dalam (Zangfu) dan meridian (jingluo).

c. Ketiga adalah menguatkan Qi normal dan mengeluarkan Qi patogen (penyebab penyakit)


Manfaat Akupunktur 

Titik akupunktur dipercaya dapat merangsang sistem saraf pusat, sehingga menyebabkan pelepasan bahan kimia ke otot, sumsum tulang belakang, dan otak.  Perubahan biokimia ini diduga dapat meningkatkan kemampuan penyembuhan alami tubuh dan meningkatkan kesejahteraan fisik dan emosional. 

Bahkan, beberapa studi telah menunjukkan bahwa akupunktur adalah pengobatan yang efektif untuk mengobati beberapa kondisi kesehatan berikut:

  • Mual yang disebabkan oleh anestesi bedah dan kemoterapi kanker. 
  • Sakit gigi setelah operasi. 
  • Kecanduan zat tertentu. 
  • Sakit kepala seperti migrain. 
  • Kram menstruasi. 
  • Fibromyalgia. 
  • Nyeri miofasial. 
  • Osteoarthritis atau pengapuran sendi. 
  • Nyeri punggung bawah. 
  • Carpal Tunnel syndrome. 
  • Asma
  • Dipercaya dapat membantu proses pemulihan penyakit stroke.

Menariknya lagi, praktik pengobatan ini juga dipercaya dapat meredakan beberapa gangguan emosional atau psikologis. Misalnya seperti kecemasan, depresi, insomnia, hingga neurosis. 

 

Kapan Perlu Ke Ahli Akupunktur?

Kamu dapat mengunjungi praktisi akupunktur jika memiliki beberapa kondisi kesehatan atau nyeri kronis. Misalnya seperti asma, nyeri punggung bawah, nyeri leher, dan nyeri osteoartritis/lutut. Kendati demikian, akupunktur sebenarnya tidak diperuntukkan untuk semua orang. 

Selain itu, hindari melakukan akupunktur untuk mengobati masalah kesehatan yang kamu miliki sebelum benar-benar melakukan pemeriksaan ke dokter. Maka, penting untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter sebelum menemui ahli akupunktur. Jika memang dinyatakan aman, pastikan kamu memilih praktisi yang memiliki lisensi pelatihan dan pengalaman yang tepat. 


Prosedur Akupuntur 

Tidak ada persiapan khusus yang diperlukan sebelum perawatan akupunktur, sehingga kamu hanya perlu datang ke fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan tersebut. Meski begitu, pastikan untuk terlebih dahulu berdiskusi dengan dokter mengenai perawatan ini. 

Sebelum prosedur pengobatan dimulai, praktisi akan bertanya terlebih dahulu tentang gejala, perilaku, dan gaya hidup yang kamu jalani. Hal ini bertujuan untuk menentukan jenis perawatan akupuntur yang paling sesuai. Selain itu, praktisi juga akan memeriksa dengan cermat beberapa hal berikut:

  • Bagian tubuhmu yang sakit.
  • Bentuk, lapisan, dan warna lidah. 
  • Warna kulit wajah. 
  • Kekuatan, ritme, dan kualitas denyut nadi di pergelangan tangan. 

Selanjutnya, prosedur akupunktur akan dilakukan oleh praktisinya secara berurutan. berikut adalah urutannya, yaitu: 

  • Penusukan jarum. Jarum akupunktur ditusukkan ke berbagai kedalaman di titik-titik strategis di tubuh. Jarumnya sangat tipis, sehingga penyisipan biasanya menyebabkan sedikit ketidaknyamanan. Penyisipan jarum biasanya menggunakan 5 hingga 20 jarum. 
  • Manipulasi jarum. Praktisi dapat dengan lembut menggerakkan atau memutar jarum setelah penempatan. 
  • Pelepasan jarum. Dalam kebanyakan kasus, jarum tetap di tempatnya selama 10 hingga 15 menit saat seseorang berbaring diam dan rileks. Biasanya tidak ada rasa tidak nyaman saat jarum dicabut.

Sesi terapi ini bisa memakan waktu hingga 60 menit, meskipun beberapa terapinya mungkin jauh lebih pendek. Sementara itu, jumlah perawatan akan tergantung pada kondisi yang mendasari dan tingkat keparahannya. Secara umum, biasanya seseorang akan menerima 6 hingga 8 perawatan.

Pasca prosedur perawatan, sebagian orang mungkin akan merasa rileks dan yang lain merasa berenergi. Namun, tidak semua orang akan merasakan manfaat tersebut. Jika kondisi kesehatan yang kamu miliki tidak mulai membaik dalam beberapa minggu, akupunktur mungkin tidak tepat untuk mengatasinya.


Titik Akupunktur

Praktisi akupuntur mempercayai bahwa aliran energi seseorang akan kembali seimbang, jika jarum-jarum tipis dimasukkan pada titik tertentu sepanjang meridian tersebut. Titik akupunktur dipetakan ke dalam 14 saluran meridian utama, yang memiliki nomor dan arti titik akupuntur tertentu, yaitu:

  • Paru-paru (1). 
  • Usus besar (20).
  • Perut (45).
  • Limpa (21).
  • Jantung (9).
  • Usus halus (19).
  • Kandung kemih (67).
  • Ginjal (27).
  • Perikardium (9).
  • Triple energizer, yakni organ yang diakui dalam pengobatan Tiongkok, tetapi tidak dalam pengobatan Barat (23).
  •  Kantung empedu (44).
  • Hati (14).
  • Governing vessel (28, juga dikenal sebagai lautan Yang). 
  • Conception vessel (24, juga dikenal sebagai lautan Yin).

Akupunktur sering kali digunakan untuk mengobati rasa sakit. Namun, saat ini, metode pengobatan tradisional tersebut juga kerap digunakan untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk manajemen stres.

salah satu contoh titik akupuntur pada kaki seperti gambar di bawah ini :



Risiko Melakukan Akupunktur

Prosedur akupunktur umumnya aman dan jarang terjadi masalah serius. Meski begitu, jika tidak dilakukan dengan benar, akupunktur dapat menyebabkan efek samping yang serius. Berikut adalah beberapa risiko dari efek samping tersebut: 

  • Risiko infeksi akibat penggunaan jarum yang tidak steril. 
  • Munculnya rasa sakit dan pendarahan ringan atau memar di tempat jarum dimasukan. 
  • Di beberapa titik akupunktur, jarum yang dimasukkan terlalu dalam juga dapat menusuk paru-paru, kantong empedu, atau menyebabkan masalah pada pembuluh darah. 
  • Cedera pada sistem saraf pusat. 

Maka dari itu, pastikan kamu memilih praktisi akupunktur bersertifikat, terlatih dan menggunakan jarum steril yang dibuang setelah satu kali digunakan. Selain itu, perlu diketahui kalau akupunktur tidaklah aman untuk semua orang. Maka, sebelum menjalani perawatannya, pastikan kamu memberitahu praktisi akupunktur jika kamu memiliki kondisi berikut: 

  • Memiliki gangguan perdarahan. Peluang pendarahan atau memar akibat jarum suntik dapat meningkat, jika kamu mengidap kelainan pendarahan atau sedang mengonsumsi pengencer darah.
  • Memiliki alat pacu jantung. Akupunktur yang melibatkan penerapan pulsa listrik (electric pulse) ringan ke jarum berpotensi mengganggu operasi alat pacu jantung.
  • Sedang hamil. Beberapa titik akupunktur dianggap dapat merangsang persalinan, yang berisiko mengakibatkan kelahiran prematur.

 

 

Referensi

https://www.halodoc.com/kesehatan/akupunktur?srsltid=AfmBOoq72ixeXACXeVOL7NRbUZRjEO-ERXnEzegnCKcLfkHu-v33JeyI

https://www.rsabhk.co.id/artikel-kesehatan/mengenal-lebih-dekat-mengenai-akupunktur-untuk-kesehatan

Asmirajanti, Dr. Mira. (2019). Modul Business Home Care (NSA738), Modul Sesi 10: Terapi Akupunktur. Universitas Esa Unggul.


Komentar